Hafshah Az Zahra

Oleh Yar Johan


Hafshah Az Zahra


Anakku,
Hari ini adalah setahun sudah umurmu
Bersama ayah dan bunda penuh cinta
Bersama nenek dan datuk serta bucik
Bersama orang orang terkasih di sekelilingmu
Peluk cium dari tamong dan binimu
Terutama dari ayahmu dan bundamu

Anakku,
Hari ini adalah dimana ayahmu bahagia nan haru
Memelukmu dan tertawa bersamamu
Mengikuti langkah langkah mungilmu yang selalu ingin bergerak
Menderu dengan riangnya
Selalu rindu
Hanya suara dan wajah yang hanya didengar dan ditatap di hari lahirmu

Anakku,
Hari ini adalah setahun yang sudah
Saat ayah mencemaskan bundamu dan dirimu
Hanya doa yang tak terhenti
Mesjid tempat ayahmu berlabuh
Antara tangisan yang berbisik
Pada anginpun titip rindu

Anakku,
Suaramu memecahkan suasana
Menguatkan rasa rindu yang membara
Tak mau dirimu menunggu seharipun
Menanti kepulangan ayah
Tak apa, nak

Menunjukkan dirimu anak yang hebat dan kuat. Dipisahkan lautan
Namun hati selalu menyatu

Alhamdulillah mata surga ayah dan bunda terdengar suara begitu kencang
Teringat isak tangis bundamu
Menanti kehadiranmu
Perlu waktu yang tidak begitu singkat
Agar bisa menggenggam jari jari mungilmu
Kuatlah seperti bundamu, nak. 

Anakku,
Satu bulan umurmu
Harus berpacu dan menderu bersama
Kuda besi menembus liarnya jalan
Mengikuti langkah bundamu demi sebuah pengabdian
Tangis dalam hati kembali berbisik

Anakku,
Namamu terselip doa
Doa ayah dan bunda
Semoga Allah menjadikanmu perempuan sholeha, taqwa, cerdas, selalu berseri dan perempuan penghapal alquran. Hati dan jiwanya adalah al quran.
Seperti halnya Hafshah binti umar bin khatab dan juga salah satu istri baginda Rasulullah.
Seperti halnya Fatimah Az zahra binti Rasulullah. Bidadari surga yang menyerupai manusia. Anak yang paling di cintai Rasulullah dan paling mulia kedudukannya. 

Anakku,
Semoga umurmu dan langkahmu selalu penuh kebaroqahan
Kebahagian kapanpun dan dimanapun
Memberikan manfaat yang baik pada sekelilingmu.Memberikan keceriaan yang memandangmu. Tumbuhlah dengan kuat dan sehat.Menemani ayah dan bunda yang menua nantinya

Maafkan ayah, nak
Biarkan tangis dalam hati
Berirama merdu bisikkannya
Bersama ayat ayat doa.

Hafshah Az Zahra (Ayah dan bunda 
😘
)

Post a Comment