Didiklah Anak sebagai BUDAK



sumber: cerpen.co.id


Didiklah Anak” kita Sebagai ‘BUDAK’ Dari Sekarang Supaya Tidak Menjadi ‘RAJA’ 
Kelak bila mereka dewasa.

๐Ÿฅ‡Mendidik anak sebagai ‘budak’.? 
Judulnya seperti bercanda,yaa tapi itulah esensi mendidik anak-anak pd saat sekarang ini.

๐Ÿ’Mungkin tidak banyak yang setuju dengan fakta ini. Terutama orang tua yang berfikiran bahwa anak tersebut perlu diperlakukan dengan hati-hati.

๐ŸฅˆAnda pernah melihat kejadian dimana ibu sibuk bekerja di rumah, seperti mencuci, mengepel, memasak dan bahkan membereskan kamar anak.
Padahal, si ibu memiliki 2-3 anak gadis dan ke tiga anak gadis’a sdng asyik duduk di depan TV, atau bermain handphone atau laptop. 
Dan .. ketika mereka diminta untuk membantu …. Yg ada si anak malah mengeluh, bahkan tidak mau, krn mereka malas dan beberapa alasan lainnya.
Yg lebih parah lagi, mereka malah pergi.. Atw ada jg nich anak yg merajuk atw yg cuek bebek. padahal si anak hanya diminta untuk menutup kran air di dapur
Kadang sampai berteriak pun mereka tidak peduli… 
Subhanalloh

Bahkan anak laki-laki pun, tidak kalah malas’a mereka tdk mau melakukan pekerjaan yang dilakukan oleh anak perempuan? Alasan’a Gak macholah katanya .. Dan mereka merasa terbebani bila melakukan pekerjaan” itu.
Sama seperti anak” perempuan yg laki”pun lengket spt dilem saja diam dan asyik…dgn rutinitas sia” mereka… beugh….

๐Ÿฅ‰Budaya Anak Menjadi ‘Raja’ semakin meluas saat ini. 
Koq bisa? 
Yaa bisalah sebab mereka tdk dididik menjadi ‘budak’ sejak kecil.

๐Ÿฅ‡Banyak pasangan yang terlalu sayang kepada anak-anak. Keinginan anak-anak semua diikuti.
Mereka tidak diajarkan untuk memahami kesulitan dan kesulitan orang tua mereka.
Ya, orang tuanya kaya .. tapi ingin anak menjadi sukses.. tidak mudah.
Bila para orang tua diberi saran agar jangan memanjakan anak”a. Lalu apa jwban mereka? 
Inilah jawaban mereka …

“Tidak apa-apa mereka kan masih anak-anak..”

“lagian anak laki-laki itu jgn mengerjakan pekerjaan” spt itu cuci piring bekas makan’a, merapikan tempat tidur’a, menyapu rumah, dll, seperti pelayan aja..”

Jika begiini alasannya, maka orang tua bersiaplah untuk menjadi “budak” bagi anak di masa tua mereka kelak?



Dan tidak hanya itu …
Ada anak yang sudah sampai menikah masih menyusahkan orang tua untuk membereskan barangnya.
Hal ini banyak terjadi, dan kita sendiri telah berkali-kali melihat dengan mata kepala sendiri.
Ini kenyataan.

Hal ini terjadi di dunia sekarang ini. Pakaian anak dan mantu masih ibu yang mencuci.
Padahal usia lebih dari 30 tahun … mau makan pun ibu yang masak…

๐ŸฅˆAnak-anak yang tidak dididik dengan melakukan pekerjaan sejak kecil, mereka akan canggung melakukannya saat mereka telah dewasa.
Kalau sudah tejadi demikian, mereka melakukannya kurang tulus dan terpaksa saja. Mereka akan melakukannya hanya saat disuruh saja..
Lalu sbgi orang tua melihat hal spt itu malah tidak menghukum anaknya.

๐Ÿ‘
Orangtua harus sadar, mulai dari anak usia 2 tahun, mereka perlu dipelihara dan dididik menjadi ‘budak’. mengarahkan mereka melakukan sesuatu, kadang seperti MEMAKSAKANnya padahal semua itu buat kebaikan sianak kelak di masa depannya.

๐Ÿ”œJangan terlalu lembut.
๐Ÿ”œJangan terlalu kasihan kepada anak-anak
๐Ÿ”œJangan terlalu memanjakan anak”
๐Ÿ”œAjari mereka banyak kerja keras sejak kecil
๐Ÿ”œAjari mereka tentang pekerjaan rumah
๐Ÿ”œAjari mereka arti hidup. Memupuk kesadaran di dalamnya
๐Ÿ”œAjari anak perempuan untuk bekerja membersihkan rumah, sepatu’a, memasak, mencuci pakaian’a ,piring-gelas dan segala jenis pekerjaan rumah.
Ajari putri Anda tentang kebersihan, terutama kebersihan pribadi.
Anak laki-laki mulai terbiasa membantu insyaallah mereka akan ringan tangan(tdk malas).
Ajarkan anak laki-laki juga untuk melakukan pekerjaan seperti berenang, memperbaiki pipa air, menebang pohon dan banyak lagi.
Jika memungkinkan, ajarkan juga memasak agar mereka jg suka dgn memasak(bukankah para shefe itu laki”?). Tidak ada salahnya, tapi itu akan menjadi bonus sebagai orang dewasa.

๐Ÿ’Anak Kita, Belajar dari Kita. 
Ortu”a rajin dan giat anak” bercermin dr ortu’a. 
Libatkan selalu anak” dalam setiap aktifitas, sehari”.

๐Ÿ’Ajarkan dan didik mereka dengan cinta tapi perlu TEGAS dan pastikan mereka mengikuti instruksinya.

๐Ÿ’Biarlah bila saat ini dididik sedikit keras,agar kelak bila mereka besar tdk ingin leha” didepan ortu’a. Dan yang paling ditakuti, berubah menjadi anak durhaka.

Sumber: Whatsapp group

SELAMATKAN ANAK KITA

sumber: islamidia.com


“Aa, Abang, Kaka. Masuk kamar!” Suara Ayah tegas dengan nada dan volume cukup tinggi, namun bermimik wajah lembut..

Ada apa gerangan..?
Ayah hampir tidak pernah sekeras ini saat berbicara..

Kami bertiga masuk ke kamar, menuruti perintah Ayah dengan kepala tertunduk..
Peluh masih membasahi sekujur punggung.. kami baru pulang bermain bola di kampung sebelah saat adzan Isya' telah berkumandang..
Memang kami terlalu larut bermain..

Kamar itu sebenarnya sebuah garasi yang disulap menjadi tempat tidur bersama dan ruang serbaguna dengan penerangan lampu seadanya...

Aa bersila diantara aku dan Kaka yang juga ikut bersila..
Kami sering disebut ‘Tiga Serangkai’ oleh tetangga karena selalu bertiga kemana-mana..
Ayah pun bersila di hadapan kami..
Wajahnya mempertontonkan kekecewaan yang semakin membuat kami ciut..

“Kenapa pulang selarut ini?” Ayah mulai menginterogasi kami..

Aa sebagai kakak lelaki pertama memposisikan diri sebagai juru bicara, dan mulai berkilah panjang tentang alasan kenapa pulang larut malam..
Mulai dari sendal Kaka yang hilang sebelah karena dijahili anak kampung sebelah hingga diajak main Playstation setelah main bola oleh Dodi, tetangga sekaligus teman karib kami bertiga..

“Sudah sholat maghrib?”

Sebuah pertanyaan yang mencekat..
Aa diam membeku..
Apalagi aku..
Apalagi Kaka yang paling muda..
Kami betul-betul lupa waktu saat itu..
Hanya menundukkan kepala yang bisa kami lakukan. Mungkin karena ini wajah ayah begitu kecewa...

“Bu, tolong matikan lampu”, suara Ayah lembut kepada Ibu..

Ibu yang semenjak awal ternyata mendengarkan di balik pintu kemudian masuk dan mematikan lampu lalu duduk di samping Ayah..
Kamar seketika gelap gulita...

“Apa yang bisa kamu lihat sekarang?”

Hening...

“Semua gelap, Lihat sekeliling kamu, hanya ada hitam. Tapi ulurkan tanganmu ke kanan dan ke kiri. Kamu akan merasakan genggaman tangan saudaramu dan Ayah Ibu.”

Kami saling menggenggam...

“Tapi tidak lagi saat nanti di alam kubur. Karena kamu akan sendirian dalam kegelapan. Tidak ada saudaramu. Tidak ada Ayah Ibu. Hanya sendiri. Sendiri dalam kegelapan dan kesunyian.”

Aku tercekat...
Semua terdiam...
Genggaman tangan di kanan kiriku mengerat..
Lalu terdengar suara korek api kayu dinyalakan, sesaat tergambar wajah Ayah, Ibu, Aa, dan Kaka akibat kilatan cahaya api pada korek yang dinyalakan Ayah..
Semua berwajah sendu..
Korek itu membakar sebuah benda yang menghasilkan bara berbau menyengat. Bau obat nyamuk...

“Siapa yang berani menyentuh bara ini?” Suara Ayah masih mendominasi..

Semua diam...

Masih diam...

“Ini hanya bara. Bukan api neraka yang panasnya jutaan kali lipat api dunia. Maka masihkah kita berani meninggalkan shaolat...?? Sholat yang akan menyelamatkan kita dari gelapnya alam kubur dan api neraka.”

Terdengar suara isak tangis perempuan..
Itu Ibu...
Genggaman kami semua semakin menguat..

“Tolong Ayah. Tolong Ibu. Ayah Ibu akan terbakar api neraka jika membiarkan kamu lalai dalam sholat. Aa, usiamu 14 tahun, paling dewasa di antara semua lelaki. Abang, 12 tahun. Kaka, 10 tahun. Bahkan Rasul memerintahkan untuk memukul jika meninggalkan sholat di usia 10 tahun. Apa Ayah perlu memukul kamu?”

Suara isak tangis mulai terdengar dari hidung kami bertiga...
Takut..
Itu yang kurasakan.. 
Kami semua saling mendekat..
Mendekap, bukan lagi menggenggam...

“Berjanjilah untuk tidak lagi meninggalkan sholat. Apapun keadaannya. Sekarang kita sholat Isya' berjamaah. Dan kamu bertiga mohonlah ampun kepada Allah. Sesungguhnya Allah Maha Pengampun dan Maha Penyayang.”

*
#bahasaOtak
#BahasaOrangtuaKeAnak

islamkafah.com

Anak anda mulai berumur 7 tahun...??
Pelajaran Orangtua cara mendidik anak dengan kasih-sayang namun tegas...

Ilustrasi 'cerita' diatas akan menguatkan semangat kita untuk mengikis habis yg menjadi penghambat/ujian dalam menjaga fitrah keimanan nya.
Ajari mereka sedini mungkin, jangan jadikan mereka seperti kebanyakan dari kita yang lalai dalam memulai dan menyadarinya bahkan ada yang sudah terlambat untuk memulainya.....

Semoga bermanfaat ..๐Ÿ™๐Ÿ™

Copas dari FP @belajar parenting ala Nab

Menulis 7 Keajaiban Dunia

Seorang Guru memberikan tugas kepada siswanya untuk menuliskan 7 Keajaiban Dunia.

Malamnya sang Guru memeriksa tugas itu, Sebagian besar siswa menulis demikian:

Tujuh Keajaiban Dunia :
1. Piramida.
2. TajMahal.
3. Tembok Besar Cina.
4. Menara Pisa.
5. Kuil Angkor.
6. Menara Eiffel.
7. Candi Borobudur.

Lembar demi lembar memuat hal yang hampir sama.
Beberapa perbedaan hanya terdapat pada urutan penulisan daftar tersebut

Tapi Guru itu terus memeriksa sampai lembar yang paling akhir..
Tapi saat memeriksa lembar yang paling akhir itu, sang Guru terdiam.
Lembar terakhir itu milik si Gadis Kecil Pendiam..

Isinya seperti ini :

*Tujuh Keajaiban Dunia:*
1. Bisa Melihat,
2. Bisa Mendengar,
3. Bisa Menyentuh,
4. Bisa Disayangi,
5. Bisa Merasakan,
6. Bisa Tertawa, dan
7. Bisa Mencintai…

Setelah duduk diam beberapa saat, sang Guru menutup lembaran tugas siswanya.
*Kemudian menundukkan kepalanya berdo'a...*

Mengucap syukur untuk Gadis Kecil Pendiam di kelasnya yang telah mengajarkannya sebuah Pelajaran Hebat, yaitu:_

Tidak perlu mencari sampai ke ujung bumi untuk menemukan keajaiban...*

Keajaiban itu, ada di sekeliling kita, untuk kita miliki dan tak lupa untuk kita " SYUKURI " !!!*

Apa yang kita cari dalam Hidup ini...?*_
Kita hidup di kebun, kita Merindukan kota ...*
Kita hidup di kota, merindukan kebun...*
Kalau kemarau, kita tanya kapan hujan?*
Di musim hujan, kita tanya kapan kemarau ?*
Diam di rumah, inginnya pergi...*
Setelah pergi, inginnya pulang ke rumah...*
Waktu tenang, cari keramaian...*
Waktu ramai, cari ketenangan...*
Ketika masih bujang mengeluh ingin nikah, Sudah berkeluarga mengeluh belum punya anak, setelah punya anak mengeluh betapa beratnya  biaya Hidup dan Pendidikan...*

Ternyata SESUATU itu tampak indah, karena belum kita miliki...*_

◆ *Kapankah kebahagiaan didapatkan kalau kita hanya selalu memikirkan apa yang belum ada, tapi mengabaikan apa yang sudah kita miliki...*

*Jadilah Pribadi yang SELALU BERSYUKUR*
*dengan rahmat yang sudah kita miliki...*

*Mungkinkah selembar daun yang kecil  dapat menutupi bumi yang luas ini..??*

*Menutupi telapak tangan saja sulit...*

*Tapi kalau daun kecil ini nempel di mata kita, maka tertutuplah “BUMI" dengan Daun,*

*Begitu juga bila hati ditutupi pikiran buruk sekecil apa pun, maka kita akan melihat keburukan dimana-mana*
*Bumi ini pun akan tampak buruk...*

*Jangan menutup mata kita, walaupun hanya dengan daun yang kecil...*

*Jangan menutupi hati kita, dengan sebuah pikiran buruk, walau cuma seujung kuku...*

*SYUKURILAH  apa yang sudah kita miliki sebagai modal untuk meMULIAkanNYA...*

_*Karena Hidup adalah WAKTU yang dipinjamkan,*_
_*dan Harta adalah BERKAH yang dipercayakan...*_

_*Dan semua itu, kelak akan dimintai pertanggungjawabannya.*_

*Jadi... Bersyukurlah atas Nafas yang masih kita miliki...*

Bersyukurlah atas Keluarga yang kita miliki...*
Bersyukurlah atas Pekerjaan yang kita miliki...*
Bersyukur & selalu bersyukur di dalam segala hal.*

Segeralah berlomba dalam kebaikan...
InshaALLAH.... :)


Sumber: Groups WhatsApp

IBU "TIRI" NAN MULIA


Ketika seorang bapak merasakan dekatnya ajal,  dia memanggil anak anaknya untuk mendengarkan WASIAT.

Dia berkata kepada anaknya yang paling besar : aku telah menikah sirri dan istri itu di luar negeri yaitu di Philipina dan ini alamatnya di propinsi Islam ( mungkin moro- pen).  Tolong menjadi perhatianmu wahai anakku.

Belajar dr kasus Mike Mohede

Hari itu, Dina (32) meminta izin pulang lebih cepat dari kantor nya. Sejak Pagi, Dina merasa pusing dan mual. "Aku masuk angin nih," keluhnya pada Fahmi (35), suaminya melalui telepon.

Setiba di rumah, Dina memesan bubur ayam serta teh panas untuk mengurangi rasa tak enak badan yang dideritanya. Setelah kerokan, ia mengoleskan minyak kayu putih ke seluruh badannya, sebelum beranjak tidur.

Lepas senja, Dina belum bangun juga, Fahmi yang baru saja pulang kantor. Menengok ke kamar, ditempat tidur Dina memang masih tertelungkup, tapi....sudah tak bernapas lagi!
Wajahnya kebiruan, tampaknya, Dina menahan rasa sakit sesaat sebelum menghembuskan napas terakhirnya.

Selain panik, suaminya juga bingung, Sejauh diketahuinya, selama ini kondisi kesehatan Dina baik-baik saja. Bahkan istrinya itu tergolong wanita gesit yang memiliki segudang aktivitas setiap harinya, Lantas, Penyakit "tersembunyi" apakah yang merenggut nyawa Dina?

Menurut dr. Djoko Maryono, DSPD, DSPJ, ahli internis dan kardiologi dari RS Pusat Pertamina, yang dialami Dina adalah _*Angina Pectoris*_. Orang-orang kita dulu biasa menyebutnya sebagai penyakit angin duduk.
_Angina pectoris_ gejalanya memang mirip masuk angin biasa, hanya sedikit lebih berat. Tak mengherankan. Penyakit ini cenderung disepelekan.
Masuk angin yang satu ini ternyata bukanlah masuk angin biasa. *"Yang biasa disebut angin duduk sesungguhnya adalah salah satu gejala penyakit jantung koroner, yang jika tidak segera ditangani penderitanya bisa langsung meninggal hanya dalam waktu 15-30 menit setelah serangan pertama"*

dr. Djoko mengingatkan.
Karena itu, kematian yang terjadi sama sekali bukan akibat kerokan atau pengolesan minyak angin, seperti yang dilakukan Dina, melainkan karena tidak terdeteksinya kelainan pada jantung penderita. Padahal, seandainya sepulang kantor Dina langsung pergi ke Rumah Sakit atau ke dokter, dan bukannya malah kerokan dirumah yang sama sekali tidak ada hubungannya dengan sang penyakit, mungkin nyawanya masih sempat terselamatkan...

*Ciri-ciri
_Pusing, mual dan kembung yang dialami penderita Angina Pectoris memang nyaris serupa dengan penyakit masuk angin biasa. Hanya penderita juga merasakan dada sesak, nyeri dibagian ulu hati, keluar keringat sebesar jagung, serta badan terasa dingin...

 Sayangnya, hal ini sering tidak disadari sebagai indikasi adanya gangguan pada jantung yang sifatnya kritis._

Menurut dr. Joko, 20% dari keluhan Angina Pectoris yang diperiksakan ke dokter atau rumah sakit ternyata terdeteksi sebagai penyakit jantung koroner akut. Penyakit ini merupakan gangguan pada jantung akibat adanya kelainan pada pembuluh koroner, sehingga darah tidak mampu mengantarkan zat-zat yang dibutuhkan oleh jaringan dinding rongga jantung. Karena itu, jika tidak terdeteksi sejak awal, penderitanya bisa mengalami sudden death...

Penyakit *Angina Pectoris* itu sendiri berupa perasaan tidak nyaman berkepanjangan, yang terjadi lebih dari 5 menit, akibat menurunnya tekanan darah yang memompa jantung. Akibatnya, jantung membutuhkan lebih banyak oksigen. Karena jantung tidak mampu memompa dengan sempurna, maka pembuluh darah mengadakan reaksi pemulihan berupa kontraksi guna mencukupi pengisian oksigen pada pompa jantung tadi, kontraksi itulah yang menimbulkan keringat dingin pada kulit..

Stelah baca..⁉ tolong di share karena slama ini banyak yg salah tafsir mengenai gejala penyakit tsb..⁉
& semoga bermanfaat kawan...

*INFO PENTING...!!!*
*Bgmn menghadapi serangan jantung seorang diri....*
*SERANGAN JANTUNG/ANGIN DUDUK*


Luangkaan waktu 2 menit untuk membaca ini :
Tiba2 Anda mulai merasakan sakit yg amat sangat di dada serta mulai ketarik di bagian lengan dan rahang. Dan Anda tidak tahu apakah Anda mampu sampai ke RS trdekat.
Bgmn melakukannya untuk diri Anda sendiri..

_Bgmn pertolongan ketika SERANGAN JANTUNG terjadi pada diri sendiri...?_
Byk kejadian serangan jntng terjadi ktka org tsb sdg sendirian,
org tsb merasakan jantungnya berdetak tdk normal & mulai merasakan sakit..

 _Anda hanya mempunyai lbh krg 10 mnt sblm kehilangan kesadaran_.

Namun sebenarnya Anda bs menolong diri sendiri dgn cara :
*Berbatuk secara berulang2 dengan semangat/kencang. Tarik nafas yg dalam setiap kali sblm batuk. The cough must be deep and prolonged spt mau membuang slim/dahak.*
๐Ÿ”ป
*Menarik nafas yg dalam dan batuk , , ,HARUS terus dilakukan sampai bantuan dtng atau sampai detak jantung berasa normal kembali.*
๐Ÿ”ป
*Menarik nafas panjang dan dalam akan menarik byk oxigen ke paru2 dan batuk akan menekan (squeeze) jantung yang membuat darah tetap tersirkulasi.*
*Dan tetap jaga kesadaran.... dgn cara menggaruk garuk di jari kelingking dengan ibu jari....hindari posisi tiduran harus tetap posisi duduk.*

Sebarkan info ini ke rekan, sahabat sebanyak mgkn ini bisa membantu menyelamatkan jiwa mereka !!!

Seorang ahli jantung mengatakan jika setiap org menyebarkan info ini ke 10 org setidaknya akan menyelamatkan 1 jiwa.
Boleh saja berkirim jokes dll,

namun luangkan waktu dg berkontribusi memforward info ini yg mana bisa bantu menyelamat kan jiwa org....

@Jika message ini dtg ke Anda lbh dr sekali tlg jgn merasa terganggu.

Anda hrsnya senang krn byk teman yg msh peduli dgn Anda dan diingatkan bgmn menangani serangan jantung yg mematikan ini...

dari :
Alumni FK UI bersama IDI

๐Ÿ™๐Ÿ™


Sumber: Group WhatsApp

Mana Mak

Oleh Asrul Agin_

*Jam 6.30 sore*

Mak  berdiri di depan pintu. Wajah Mak kelihatan resah. Mak menunggu si bungsu pulang dari mengaji. Ayah pulang dari sawah, dan menanyakan si Gadang sama Mak: Si Gadang mana?
Mak menjawab, “Ada di dapur sedang menyiapkan makan.”

Ayah tanya Mak lagi,” Angah mana?”
Mak jawab, “Angah mandi, baru pulang main bola.”

RAHASIA DOA DUDUK DIANTARA DUA SUJUD


COBALAH SIMAK DOA DUDUK DIANTARA DUA SUJUD BILA KITA HAYATI MAKNANYA....

๓พŽ๓พŽ๓พŽ๓พŽ๓พŽ๓พŽ
√ ROBIGHFIRLII,
√ WARHAMNII,
√ WAJBURNII,
√ WARFA’NII,
√ WARZUQNII,
√ WAHDINI,
√ WA’AAFINII,
√ WA’FUANNII,

Membuat Anakmu Sholat TANPA Debat

"Bagaimana Membuat Anak2 Anda Sholat dengan
Kesadaran Mereka Sendiri Tanpa Berdebat dan
Tanpa Perlu Diingatkan .. ?

๐Ÿ’•Anak2 anda tidak mau sholat .. ? atau mereka
sampai membuat anda capek saat mengingatkan
untuk sholat .. ?

13 ALASAN EMANUEL ADEBAYOR MEMELUK ISLAM

Pesepakbola yang pernah bermain untuk klub-klub sepak bola top Eropa: Arsenal, Manchester City, Real Madrid, dan kini Tottenham Hotspurs ini mengatakan,

“Aku punya 13 alasan yang kuat mengapa seorang muslim itu sama seperti Yesus dan mereka lebih mengikuti Yesus daripada orang-orang Kristen:

Tenaga Kerja Tiongkok

Kompas

Kamis, 12 Mei 2016

Dalam perjalanan di pesawat Garuda, saya melihat-lihat majalah The Economist terbitan 23 April 2016. Ada sebuah artikel yang menarik saya mengenai hubungan Myanmar-Tiongkok.


Dalam artikel itu dibahas betapa hubungan Myanmar dengan Tiongkok, dua negara yang berbatasan dan terkait dalam tali- temali sejarah yang panjang, belakangan ini memasuki fase baru. Hal itu terkait proses demokratisasi di Myanmar dengan kemenangan NLD yang dipimpin Aung SanSuu Kyi di pemilu lalu.

Tapi, yang utamanya menarik bagi saya, hubungan ekonomi kedua negara yang erat dalam masa pemerintahan para jenderal di Myanmar itu ditandai makin kuatnya peran Tiongkok dalam ekonomi Myanmar. Curahan investasi proyek-proyek infrastruktur skala besar telah menimbulkan "kemarahan" yang dalam di kalangan masyarakat. Ditulis di situ betapa investasi Tiongkok yang datang dengan puluhan ribu tenaga kerja telah membangkitkan kerisauan rakyat Myanmar, bahwa negaranya akan berubah jadi sebuah provinsi Tiongkok.

Para jenderal pun mulai menyadari dukungan ekonomi Tiongkok itu makin merupakan liability. Maka, pada 2012, Presiden Myanmar JenderalThein Sein mendadak membatalkan proyek dam besar Myitsone di hulu Sungai Irrawaddy. Beberapa proyek besar lainnya juga dibatalkan, antara lain tambang tembaga dan proyek kereta api yang menghubungkan Provinsi Yunan di Tiongkok ke Teluk Bengal.

Saya tidak terlalu memikirkan tulisan itu sampai beberapa hari lalu, sewaktu mencuat masalah tenaga kerja Tiongkok melakukan pengeboran tanah di lokasi TNI AU di Halim Perdanakusuma, Jakarta, yang mendapat tanggapan keras masyarakat.

Otomatis pikiran saya menghubungkan keduanya. Rupanya ada pola yang sama dalam praktik kerja sama ekonomi Tiongkok di Myanmar dan Indonesia. Sebelumnya juga kita mendengar betapa besar kehadiran Tiongkok di sejumlah negara Afrika, dan bersama proyek-proyek infrastrukturnya datang pula puluhan ribu tenaga kerjanya, bahkan karena situasi di sana tak aman disertai dengan aparat militernya.

Saya tergugah menulis opini ini karena mengalami sendiri masalah tenaga kerja Tiongkok ini. Kurang lebih 30 tahun lalu, dalam sebuah proyek di Banten, datang ratusan pekerja Tiongkok. Sebagian besar mereka adalah pekerja konstruksi bangunan, bahkan ada juru masaknya. Kami, pemerintah waktu itu, memulangkan pekerja-pekerja itu dan meminta investor memakai tenaga-tenaga Indonesiauntuk pekerjaan yang dapat kita lakukan sendiri.

Belakangan ini proyek-proyek Tiongkok makin banyak di Indonesia. Saya kira itu tak masalah.Tapi, setelah pensiun, saya juga tak tahu apakah pola yang terjadi di Myanmar, di Afrika, dan yang coba diterapkan di Indonesia 30 tahun itu masih berjalan dalam masa pasca reformasi sekarang.

Berita belakangan ini menunjukkan bahwa pola itu masih berjalan, bahkan mungkin cukup intens. Kalau saja tidak tertangkap basah oleh petugas keamanan TNI AU, mungkin tidak pernah ada orang yang tahu atau yang tahu tetapi tidak peduli.

Menggelisahkan

Dalam kasus ini sekurang-kurangnya ada tiga hal yang menggelisahkan. Pertama,tenaga kerja Tiongkok melakukan pekerjaan yang sangat sederhana, pengeboran tanah untuk mengambil cuplikan. Untuk pekerjaan tersebut kitapasti mampu.

Dengan proyek kereta api cepat, ada tanda-tanda akan datangnya ribuan pekerja asing, yang akan melakukan pekerjaan yang sudah bisa kita kerjakan sendiri. Seharusnya proyek-proyek pembangunan, siapa pun investornya dan dari mana pun dananya, diwajibkan menggunakan tenaga kerja sendiri. Pihak investor cukup mendatangkan penyelia bila ahli-ahli di Indonesia tak ada atau masih kurang.

Investor-investor besar dari dunia Barat, termasuk Jepang, tidak pernah mengirim tenaga- tenaga dengan keterampilanrendahan karena biayanya memang lebih mahal. Sementara Tiongkok, karena mereka kebanyakan penduduk dan ongkos buruh rendah, proyek-proyek itu datang disertai tenaga kerja.

Sungguh ironis manakala kita masih mengirimkan tenaga kerja ke luar negeri (TKI), di Indonesia lapangan kerja kita justru diisi orang lain. Dari angka resmi tenaga kerja Tiongkok pada 2015 tercatat sekitar 12.800 orang atau 23 persen dari total tenaga kerja asing. Ini jumlah tertinggi tenaga kerja asing, jauh dibandingkan Korea dan Jepang. Namun, yang lebih mengkhawatirkan adalah angka tak resmi atau yang datang tidak secara sah diperkirakan berlipat kali. Angka di atas kelihatannya hanya puncak dari gunung es yang jauh lebih besar.

Kedua, masalah keamanan. Bagi negara mana pun kedaulatan dan keselamatan negara adalah kepentingan nomor satu. Tak masuk akal bahwa orang asing boleh melakukan kegiatan di wilayah militer; di negara mana pun tak mungkin. Di Tiongkok pun mereka tak akan membolehkan hal itu.

Tidak masuk akal mereka tidak tahu kegiatan itu berlangsung di wilayah militer karenaada pemandu orang-orang Indonesia; orang Indonesia mana yang tidak tahu Halim adalah wilayah angkatan udara.

Seseorang tidak perlu dianggapxenophobia dan penganut teori konspirasi jika punya kecurigaan adanya motif lain di belakang kejadian itu. Apalagi jika dilihat betapa agresifnya Tiongkok memasuki wilayah-wilayah di Laut Tiongkok Selatan yang juga didaku oleh negara-negara ASEAN. Mereka mengirim armada dan membangun pangkalan di pulau-pulau yang masih dalam sengketa. Saya kira kita bisa membaca sikap Tiongkok yang agresif itu dengan gerakan Presiden Xi Jinping yang kembali kepada ideologi politik komunis garis keras, yang juga diberitakandalam majalah The Economist edisi yang sama.

Dalam sejarahnya, Tiongkok memang sangat ekspansif dan agresif. Tentu saja ini sesuatu yang wajar bagi negara yang demikian besar dan dengan sejarah peradaban yang panjang. Kita juga telah mengalami serangan Tiongkok yang mencoba menempatkan wilayah kita dalam hegemoni dan menjadi vassal-nya. Saya ingat belajar sejarah, pada abad XIII, Kublai Khanmengirim 20.000 hingga 30.000 anggota pasukan lautnya untuk menaklukkan Singosari. Tapi usaha itu dapat digagalkan oleh Raden Wijaya, yang kemudian menjadi pendiri Kerajaan Majapahit. Seperti kata Bung Karno, jangan sekali-sekali melupakan sejarah.

Ketiga, siapa yang bertanggung jawab? Tidak jelas siapa yang bertanggung jawab atas kejadian itu. Yang sungguh menyedihkan adalah respons dari pejabat yang mensponsori proyek kereta api cepat ini. Tanggapan pertama yang kita dengar adalah telah terjadi kesalahpahaman, bukan kesalahan. Tidak ada sama sekali pengakuan bahwa telah terjadi kesalahan besar dalam dua hal di atas, yaitu didatangkannya orang-orang asing melakukan pekerjaan sederhana dan, kedua, melakukan kegiatan di wilayah militer.

Saya menulis artikel ini tak lain untuk mengingatkan kita semua, terutama mereka yang sedang memikul amanah mengurus bangsa ini, agar lebih peka, lebih peduli, dan lebih punya rasa tanggung jawab.

GINANDJAR KARTASASMITA, MANTAN MENKO EKONOMI, KEUANGAN, DAN INDUSTRI

Versi cetak artikel ini terbit di harian Kompas edisi 12 Mei 2016, di halaman 6 dengan judul "Tenaga Kerja Tiongkok".

Sumber: Group WhatsApp

INFO BEASISWA


Sumber Gambar: http://uts.ac.id/

Berikut beberapa *BEASISWA BERGENGSI* di luar negeri maupun di dalam negeri bagi lulusan SMA, S1, S2 maupun S3 yang banyak *DIMINATI* anak-anak muda Indonesia:

1. *DAAD (Deutscher Akademischer Austausch Dienst) - Jerman*
http://www.daadjkt.org/index.php?scholarships

2. *EIFFEL (Eiffel Excellence Scholarship Programme) - Prancis*
http://www.indonesie.campusfrance.org/id/node/9463

3. *MONBUKAGAKUSHO - Jepang*
http://www.id.emb-japan.go.jp/sch_slta.html

4. *BEASISWA INDONESIA 2030 - EURO MANAGEMENT INDONESIA - Indonesia*
http://euromanagement.co.id/index.php/beasiswa

5. *LPDP (Lembaga Pengelola Dana Pendidikan) - Indonesia*
http://www.beasiswa.lpdp.kemenkeu.go.id/

6. *BIDIKMISI - Indonesia*
http://bidikmisi.belmawa.ristekdikti.go.id/

7. *STUNED (Studeren in Nederland) - Belanda*
http://www.nesoindonesia.or.id/beasiswa/stuned

8. *CHEVENING (The British Chevening Awards) - Inggris*
http://www.chevening.org/indonesia

9. *FULBRIGHT - USA*
http://www.aminef.or.id/index.php?option=com_content&view=article&id=12&Itemid=103

10. *AAS (Australia Awards Scholarship) - Australia*
http://dfat.gov.au/people-to-people/australia-awards/Pages/australia-awards-scholarships.aspx

11. *ERASMUS MUNDUS - Uni Eropa*
http://eacea.ec.europa.eu/erasmus_mundus/results_compendia/selected_projects_action_1_master_courses_en.php

12. *PROGRAM BEASISWA PEMERINTAH FEDERASI RUSIA - Rusia*
http://idn.rs.gov.ru/id/pengumuman-program-beasiswa-pemerintah-federasi-rusia-tahun-2016

13. *BEASISWA PROGRAM 5000 DOKTOR - Kementerian Agama Republik Indonesia*
http://scholarship.kemenag.go.id/

14. *YTA PROGRAM BEASISWA - Yayasan Toyota Astra*
http://www.toyota.astra.co.id/corporate-information/social-responsibility/programs/beasiswa/

15. *DJARUM BEASISWA PLUS - Djarum Foundation*
https://djarumbeasiswaplus.org/mobile/persyaratan-djarum-beasiswa-plus-tahun-2016-2017

Sumber: Group WhatsApp

Manfaat Tidur Miring

Inilah berbagai manfaat tidur miring ke kanan yg dianjurkan oleh Rasulullah saw yaitu :

1. Dapat mengistirahatkan otak kiri

2. Dapat menghindarkan  bahaya pengendapan pembekuan darah, lemak, asam sisa oksidasi, dan penyempitan pembuluh darah.

KISAH BURUNG BEO SANG KIYAI

*Untuk direnungkan*

Alkisah di sebuah pesantren,
Seorang Kiyai memiliki burung Beo yang terlatih untuk berdzikir seperti:

● Assalamu'alaikum ,
● Subhanallah,
● Alhamdulillah,
● Allahu Akbar,
● Laa illaha illallah...

Suatu hari, pintu kurungan terbuka & burung itu terbang bebas.
Sontak para santri mengejar burung milik guru mereka, sementara si burung terbang tidak terkontrol dan tertabrak kendaraan yang melintas dengan kencang hingga terkapar sekarat lalu mati.

Sang Kiyai terlihat berbeda usai burungnya mati, nampak sekali sedih hingga seminggu lamanya.

Para santri yang melihatnya pun mengira Kiyai nya bersedih karena burungnya mati, mereka berkata :

_"Kiyai, jika hanya burung yang membuat Kiyai sedih, kami sanggup menggantinya dengan burung yang sejenis dan bisa berdzikir juga._ _Janganlah Kiyai bermurung hingga sedemikian lamanya !!"_

Sang Kiyai menjawab:
_"Sesungguhnya aku bukan bersedih karena burung itu."_

Para Santri : _"Lantas kenapa Kiyai ?"_

Sang Kiyai berkata : _"Kalian melihat bagaimana burung itu sekarat setelah tertabrak ?"_

Para Santri: _"Ya, kami melihatnya."_

Sang Kiyai melanjutkan :
 _"Burung itu hanya bersuara :_
       _KKKKAAKK,_
       _KKKKHHEEK,_
       _KKKKAAKK,_
       _KKKKHHEEK,_
       _*BUKAN* kalimat thoyibah yang sudah ku latih *BERDZIKIR* sedemikian rupa, namun saat merasakan *PERIHNYA SAKRATUL MAUT* menjemput, ia hanya merasakan *perihnya".*_

Lalu aku teringat diriku, yang setiap hari terbiasa berdzikir, ba'da shalat bertafakur dan kugeluti al-Qur'an dan Haditsnya,....JANGAN2 *NASIBKU SAMA* SEPERTI BURUNG ITU, TAK KUAT MENAHAN SAKRATUL MAUT..... LALU BUKAN DZIKIR YANG KU UCAPKAN.
AKU TAKUT DZIKIR YANG TERUCAP HANYA *DIMULUT SAJA BUKAN DARI HATI...*

_"Wahai para santriku...._
_Padahal burung itu tidak diganggu setan saat sakaratul maut, sedangkan manusia diganggu setan saat sakaratul maut. Tidak ada yang tahu bagaimana keadaan kita mati, husnul khotimah ataukah su'ul khotimah ??"_

Para Santri pun terdiam dan membenarkan Sang Kiyai dan mereka pun ikut murung memikirkan hal yang serupa dengan Kiyai-nya, bagaimana keadaan mereka saat menjemput sakaratul maut ?? dan bagaimana pula dengan aku ??

Catatan Renungan :

AJAL tidak akan pernah menunggu kita bertaubat, Justru kita lah yang seharusnya senantiasa menunggu AJAL sambil terus bertaubat.

Firman Allah:

_"Maka jika datang waktu KEMATIAN mereka, tidak bisa mereka tunda & tdk bisa mendahulukannya walaupun sedetikpun,”_
 [QS. An-Nahl: 61].

Doa Husnul Khotimah :

_*ALLOOHUMMAJ 'AL KHOIRO 'UMRII   WA KHOIRO 'AMALII KHOWAATIMAHU WA KHOIRO AYYAAMII YAUMA LIQOO-IKA*_

Artinya :
_"Ya Allah !!_
_Jadikanlah sebaik-baik umurku hingga akhirnya, dan sebaik-baik perbuatanku hinggaa kesudahannya dan sebaik-baik masaku hingga menjumpaiMu._

_Aamiin_


Sumber: Group WhatsApp

HINDARI MAKAN DAGING, SEAFOOD ATAU STEAKS


Saya baru saja pergi ke sinshe, pakar pengobatan tradisional Cina di glodok, setelah tau pekerjaan saya dan kerja di mana, dia memberi nasehat :


Lu olang mesti banyak2 olah laga, istilahat yang cukup, ya.. Jangan minum kopi, teh, soda ato lainnya, banyakin minum ail putih hangat. Jangan makan dilual..

Jangan kelja naik mobil. Jangan juga naik taksi, mau yang biasa ato yang online jangan. Naik angkot aja.. Lebih bagus lagi jalan kaki ato naek sepeda..

Kulangin makan daging, makanan laut. Banyak makan sayulan.
*Banyak2 puasa bagus juga..*

Saya pun tertunduk lesu.. Lalu saya tanya sama Sinshe, Sebenernya masalah saya ini apa sih, Koh.. sampe banyak banget pantangannya...?"

Sambil geleng2 kepala Sinshe menjawab :

*GAJI LU KECIL ...* ๐Ÿ˜…๐Ÿ˜‚



Sumber: Group WhatsApp

Peran Istri bagi Suami


Suatu hari di danau buaya ada pertandingan, bagi siapa yg berani cemplung ke danau dan naik lg ke tepi danau akan mendptkan hadiah Rp.100.000.000,- 


Setelah ditunggu sekian lama tdk ada yg berani terjun. 

Akhirnya terdengar suara "byyyyuur" dan terlihat ada seorang laki-laki terjun ke danau kemudian dgn sekuat tenaga ia berenang menuju tepi danau dgn raut muka yg pucat krn dikejar buaya, dgn napas tersengal sengal, akhirnya sampai juga di tepi danau.

Pengunjung bersoraaaak...
panitia memberi salam kepadanya demikian pula diberikan hadiah Rp.100.000.000,- 
Tetapi dia dgn marah sekali berkata sambil setengah berteriak: "Saya mau tahu, siapa tadi yg sngaja mendorong sy ke danau?"

Setelah tengok ke belakang terlihat isterinya senyum senyum senang dpt uang 100 jt.

Benarlah kata pepatah.......:

*DI BELAKANG SUAMI YG SUKSES,  AKAN ADA SEORANG ISTERI YG SELALU MENDORONGNYA.*๐Ÿ˜„๐Ÿ˜„๐Ÿ˜„...

Jangan senyum sendiri, ajak org lain, share.
He he he


Sumber: Group WhatsApp

SELALU TARUH KUNCI MOBIL DI DEKAT TEMPAT TIDUR ANDA


Belajar dari kasus Pulomas; ada baiknya dishare lagi:


Tolong SHARE kiriman ini dan sampaikan kepada pasangan anda, teman² anda, tetangga, pemilik toko dekat rumah, dokter anda, dan semua orang (yang memiliki mobil tentunya), agar mereka meletakkan kunci mobil di dekat ranjang sebelum mereka tidur.

Ketika di malam hari anda mendengar suara² di luar, dan anda merasa bahwa ada orang yg sedang mencoba menyusup ke dalam rumah (pencuri, perampok, pemerkosa), dan di saat yg sama mendadak listrik mati (dimatikan oleh penyusup), SEGERA TEKAN TOMBOL ALARM MOBIL ANDA.. alarm tersebut akan terus menyala hingga anda sendiri yg mematikan atau accu mobil habis.

Ini merupakan salah satu TIPS KEAMANAN yg saya dapat dari seorang teman yg memperolehnya dari ketua RT setempat. Pak RT ini memberikan himbauan kpd warganya agar apabila mendengar alarm mobil salah satu warga menyala dan tidak ber-henti², maka itu adalah TANDA PERINGATAN bahwa warga tsb membutuhkan bantuan.

Alarm mobil TERNYATA adalah sebuah sistem KEAMANAN yg tanpa kita sadari SUDAH KITA MILIKI, tanpa perlu instalasi di rumah, tanpa memerlukan listrik rumah dan sulit dimatikan oleh siapapun. 

Ketika alarm mobil dinyalakan dan terus berbunyi otomatis akan membangunkan tetangga, satpam kompleks, hansip dan orang² lain di lingkungan anda, dan bahkan tidak jarang mereka akan keluar, mendatangi rumah anda, jika mereka sadar anda dalam bahaya mereka dapat SEGERA memberikan pertolongan atau menghubungi polisi.

Alarm mobil juga berguna untuk melindungi anda di tempat² umum seperti tempat parkir misalnya. Selalu pegang kunci mobil di dalam saku saat anda sedang berjalan menuju tempat parkir kendaraan. Ketika anda merasa diikuti orang atau mengalami tindakan yg membutuhkan bantuan, upaya pemerkosaan dan pelecahan seksual, segara tekan tombol alarm mobil, maka orang² di sekitar akan terpancing perhatiannya.

Dalam kasus² yg lebih spesifik, kunci mobil kadang dibawa oleh orang tua / lanjut usia. Untuk rumah² berukuran besar, ketika kakek / nenek ini sedang ber-jalan² di dalam rumah dan mengalami hal² yg berbahaya, seperti terjatuh, terkena serangan jantung, refleks mereka akan mengarah kpd menekan tombol alarm kunci mobil (mudah²an masih sempat dilakukan) untuk meminta pertolongan orang rumah karna mungkin berteriak sudah tidak mampu lagi dilakukan.

Tips ini boleh dicoba bagi anda secara pribadi atau dapat pula disosialisasikan di lingkungan anda agar kita saling menjaga dan saling peduli dgn keselamatan sesama kita.


๐Ÿ™ _Semoga dgn SHARE Artikel ini bermanfaat dan dapat menyelamatkan kita semua_.๐Ÿ™  khusus Jg Tugas Bhabinkamtibmas


Sumber: Group WhatsApp

MENYESAL SAAT SAKARATUL MAUT...?

Sebuah Renungan ...........

Alkisah ada seorang sahabat Nabi bernama Sya’ban RA.

Ia adalah seorang sahabat yang tidak menonjol dibandingkan
sahabat-sahabat yang lain.
Ada suatu kebiasaan unik dari beliau yaitu setiap masuk masjid sebelum sholat berjamaah dimulai dia selalu beritikaf di pojok depan masjid. Dia mengambil posisi di pojok bukan karena supaya mudah bersandaran atau tidur, namun karena tidak mau mengganggu orang lain dan tak mau terganggu oleh orang lain dalam beribadah.

Kebiasaan ini sudah dipahami oleh sahabat bahkan oleh Rasulullah SAW, bahwa Sya’ban RA selalu berada di posisi tersebut termasuk saat sholat berjamaah.

Suatu pagi saat sholat subuh berjamaah akan dimulai RasululLah SAW mendapati bahwa Sya’ban RA tidak berada di posisinya seperti biasa. Nabi pun bertanya kepada jemaah yang hadir apakah ada yg melihat Sya’ban RA.

Namun tak seorangpun jamaah yang melihat Sya’ban RA. Sholat subuh pun ditunda sejenak untuk menunggu kehadiran Sya’ban RA. Namun yang ditunggu belum juga datang. Khawatir sholat subuh kesiangan, Nabi memutuskan untuk segera melaksanakan sholat subuh berjamaah.

Selesai sholat subuh, Nabi bertanya apa ada yang mengetahui kabar dari Sya’ban RA.
Namun tak ada seorang pun yang menjawab.
Nabi bertanya lagi apa ada yang mengetahui di mana rumah Sya’ban RA.

Kali ini seorang sahabat mengangkat tangan dan mengatakan bahwa dia mengetahui persis di mana rumah Sya’ban RA.
Nabi yang khawatir terjadi sesuatu dengan Sya’ban RA meminta diantarkan ke rumahnya.
Perjalanan dengan jalan kaki cukup lama ditempuh oleh Nabi dan rombongan sebelum sampai ke rumah yang dimaksud.
Rombongan Nabi sampai ke sana saat waktu afdol untuk sholat dhuha (kira-kira 3 jam perjalanan).

Sampai di depan rumah tersebut Nabi mengucapkan salam.
Dan keluarlah seorang wanita sambil membalas salam tersebut.

“Benarkah ini rumah Sya’ban?” Nabi bertanya.

“Ya benar, saya istrinya” jawab wanita tsb.

“Bolehkah kami menemui Sya’ban, yang tadi tidak hadir saat sholat subuh di masjid?”

Dengan berlinangan air mata istri Sya’ban RA menjawab:
“Beliau telah meninggal tadi pagi..."

InnaliLahi wainna ilaihirojiun… Maa sya Allah, satu-satunya penyebab dia tidak sholat subuh berjamaah adalah karena ajal sudah menjemputnya.

Beberapa saat kemudian istri Sya’ban bertanya kepada Rasul
“ Ya Rasul ada sesuatu yang jadi tanda tanya bagi kami semua, yaitu menjelang kematiannya dia berteriak tiga kali dengan masing-masing teriakan disertai satu kalimat.
Kami semua tidak paham apa maksudnya."

“Apa saja kalimat yang diucapkannya?” tanya Rasul.

Di masing-masing teriakannya dia berucap kalimat:

“ Aduuuh kenapa tidak lebih jauh……”

“ Aduuuh kenapa tidak yang baru……. “

“ Aduuuh kenapa tidak semua……”

Nabi pun melantukan ayat yang terdapat dalam surat Qaaf (50) ayat 22 :
“Sesungguhnya kamu berada dalam keadaan lalai dari (hal) ini, maka Kami singkapkan dari padamu hijab (yang menutupi) matamu, maka penglihatanmu pada hari itu amat tajam.“

Saat Sya’ban dalam keadaan sakratul maut, perjalanan hidupnya ditayangkan ulang oleh Allah.
Bukan cuma itu, semua ganjaran dari perbuatannya diperlihatkan oleh Allah.
Apa yang dilihat oleh Sya’ban (dan orang yg sakratul maut) tidak bisa disaksikan oleh yang lain.
Dalam pandangannya yang tajam itu Sya’ban melihat suatu adegan di mana kesehariannya dia pergi pulang ke masjid untuk sholat
berjamaah lima waktu.
Perjalanan sekitar 3 jam jalan kaki sudah tentu bukanlah jarak yang dekat.
Dalam tayangan itu pula Sya’ban RA diperlihatkan pahala yang diperolehnya dari langkah-langkah nya ke Masjid.
Dia melihat seperti apa bentuk surga ganjarannya.

Saat melihat itu dia berucap:
“ Aduuuh kenapa tidak lebih jauh……”
Timbul penyesalan dalam diri Sya’ban , mengapa rumahnya tidak lebih jauh lagi supaya pahala yang didapatkan lebih banyak dan sorga yang didapatkan lebih indah.

Dalam penggalan berikutnya Sya’ban melihat saat ia akan berangkat sholat berjamaah di musim dingin.
Saat ia membuka pintu berhembuslah angin dingin yang menusuk tulang.
Dia masuk kembali ke rumahnya dan mengambil satu baju lagi untuk dipakainya. Jadi dia memakai dua buah baju.
Sya’ban sengaja memakai pakaian yang bagus (baru) di dalam dan yang jelek (butut) di luar.
Pikirnya jika kena debu, sudah tentu yang kena hanyalah baju yang luar. Sampai di masjid dia bisa membuka baju luar dan solat dengan baju yang lebih bagus.
Dalam perjalanan ke masjid dia menemukan seseorang yang terbaring kedinginan dalam kondisi mengenaskan.
Sya’ban pun iba, lalu segera membuka baju yang paling luar dan dipakaikan kepada orang tersebut dan memapahnya untuk bersama-sama ke masjid melakukan sholat berjamaah.
Orang itupun terselamatkan dari
mati kedinginan dan bahkan sempat melakukan sholat berjamaah.
Sya’ban pun kemudian melihat indahnya sorga yang sebagai balasan memakaikan baju bututnya kepada orang tersebut.
Kemudian dia berteriak lagi:
“ Aduuuh kenapa tidak yang baru...“
Timbul lagi penyesalan di benak Sya’ban.
Jika dengan baju butut saja bisa mengantarkannya mendapat pahala yang begitu besar, sudah tentu ia akan mendapat yang lebih besar lagi seandainya ia memakaikan baju yang baru.

Berikutnya Sya’ban melihat lagi suatu adegan saat dia hendak sarapan dengan roti yang dimakan dengn cara mencelupkan dulu ke segelas susu.
Ketika baru saja hendak memulai sarapan, muncullah pengemis di depan pintu yang meminta diberi sedikit roti karena sudah lebih 3 hari perutnya tidak diisi makanan.
Melihat hal tersebut. Sya’ban merasa iba. Ia kemudian membagi dua roti itu sama besar, demikian pula segelas susu itu pun dibagi dua.
Kemudian mereka makan bersama-sama roti itu yang sebelumnya dicelupkan susu, dengan porsi yang sama.
Allah kemudian memperlihatkan ganjaran dari perbuatan Sya’ban RA dengan surga yang indah.
Demi melihat itu diapun berteriak
lagi:
“ Aduuuh kenapa tidak semua……”
Sya’ban kembali menyesal .
Seandainya dia memberikan semua roti itu kepada pengemis tersebut tentulah dia akan mendapat surga yg lebih indah.

Masyaallah, Sya’ban bukan menyesali perbuatannya, tapi menyesali mengapa tidak optimal.
Sesungguhnya semua kita nanti pada saat sakratul maut akan menyesal tentu dengan kadar yang berbeda, bahkan ada yang meminta untuk ditunda matinya karena pada saat itu barulah terlihat dengan jelas konsekwensi dari semua perbuatannya di dunia.
Mereka meminta untuk ditunda sesaat karena ingin bersedekah.
Namun kematian akan datang pada waktunya, tidak dapat dimajukan dan tidak dapat dimundurkan.

Sering sekali kita mendengar ungkapan hadits berikut:

“Sholat Isya berjamaah pahalanya sama dengan sholat separuh malam.”

“Sholat Subuh berjamaah pahalanya sama dengan sholat sepanjang malam.”

“Dua rakaat sebelum Shubuh lebih baik dari pada dunia dan isinya.”

Namun lihatlah... masjid tetap saja lengang.
Seolah kita tidak percaya kepada janji Allah.

Mengapa demikian?
Karena apa yang dijanjikan Allah itu tidak terlihat oleh mata kita pada situasi normal.

Mata kita tertutupi oleh suatu hijab.
Karena tidak terlihat, maka yang berperan adalah iman dan keyakinan bahwa janji Allah tidak pernah meleset.
Allah akan membuka hijab itu pada saatnya.
Saat ketika nafas sudah sampai di tenggorokan.

Sya’ban RA telah menginspirasi kita
bagaimana seharusnya menyikapi janji Allah tersebut.

Dia ternyata tetap menyesal sebagaimana halnya kitapun juga akan menyesal.
Namun penyesalannya bukanlah karena tidak menjalankan perintah Allah SWT.  Penyesalannya karena tidak melakukan kebaikan dg optimal…?๐Ÿ“๐ŸŽ๐Ÿ‰๐ŸŒ


Sumber: Groups WhatsApp

KERETA KEHIDUPAN

๐Ÿš‚๐Ÿš‹๐Ÿš‹๐Ÿš‹๐Ÿš‹๐Ÿš‹๐Ÿš‹๐Ÿš‹๐Ÿš‹   
Hidup manusia bagaikan sebuah perjalanan menaiki kereta

๐Ÿš‚๐Ÿš‹๐Ÿš‹๐Ÿš‹๐Ÿš‹๐Ÿš‹๐Ÿš‹๐Ÿš‹๐Ÿš‹
Dengan stasiun-stasiun pemberhentiannya
dengan perubahan2 route perjalanan
& dengan peristiwa2 yg menyertainya

๐Ÿš‚๐Ÿš‹๐Ÿš‹๐Ÿš‹๐Ÿš‹๐Ÿš‹๐Ÿš‹๐Ÿš‹๐Ÿš‹
Kita mulai menaiki kereta ini ketika kita lahir ke dunia..
Orangtua kita yg memesankan tiket utk kita

๐Ÿš‚๐Ÿš‹๐Ÿš‹๐Ÿš‹๐Ÿš‹๐Ÿš‹๐Ÿš‹๐Ÿš‹๐Ÿš‹
Kita menduga bahwa mereka akan selalu bersama kita di dalam kereta

๐Ÿš‚๐Ÿš‹๐Ÿš‹๐Ÿš‹๐Ÿš‹๐Ÿš‹๐Ÿš‹๐Ÿš‹๐Ÿš‹
Namun, di suatu stasiun, orangtua kita akan turun dari kereta & meninggalkan kita sendirian dalam perjalanan ini

๐Ÿš‚๐Ÿš‹๐Ÿš‹๐Ÿš‹๐Ÿš‹๐Ÿš‹๐Ÿš‹๐Ÿš‹๐Ÿš‹
Waktu berlalu, & penumpang lain akan menaiki kereta ini.. banyak diantara mereka akan menjadi orang yg berarti dalam hidup kita, pasangan kita, teman2, anak2, & orang2 yg kita sayangi

๐Ÿš‚๐Ÿš‹๐Ÿš‹๐Ÿš‹๐Ÿš‹๐Ÿš‹๐Ÿš‹๐Ÿš‹๐Ÿš‹
Banyak di antara mereka yg akan turun dari kereta selama perjalanan ini..
Dan meninggalkan ruang kosong dalam hidup kita

๐Ÿš‚๐Ÿš‹๐Ÿš‹๐Ÿš‹๐Ÿš‹๐Ÿš‹๐Ÿš‹๐Ÿš‹๐Ÿš‹
Banyak di antara mereka yg pergi tanpa kita sadari bahkan, kita tak tahu dimana mereka duduk & kapan mereka meninggalkan kereta

๐Ÿš‚๐Ÿš‹๐Ÿš‹๐Ÿš‹๐Ÿš‹๐Ÿš‹๐Ÿš‹๐Ÿš‹๐Ÿš‹
Perjalanan kereta ini penuh dengan suka, duka, impian & harapan, ucapan _"hallo"_, _"selamat tinggal"_, cinta & airmata

๐Ÿš‚๐Ÿš‹๐Ÿš‹๐Ÿš‹๐Ÿš‹๐Ÿš‹๐Ÿš‹๐Ÿš‹๐Ÿš‹
Perjalanan yg indah akan diwarnai dengan saling menolong, saling mengasihi & hubungan baik dengan seluruh penumpang kereta..

๐Ÿ‘ซ๐Ÿ‘ฌ๐Ÿ‘ญ๐Ÿ‘ซ๐Ÿ‘ฌ๐Ÿ‘ญ
Dan memastikan bahwa kita memberi yg terbaik agar perjalanan mereka nyaman...

๐Ÿš‚๐Ÿš‹๐Ÿš‹๐Ÿš‹๐Ÿš‹๐Ÿš‹๐Ÿš‹๐Ÿš‹๐Ÿš‹
Satu misteri dalam perjalanan yg mempesona ini adalah kita tak tahu di stasiun mana kita akan turun

๐Ÿš‚๐Ÿš‹๐Ÿš‹๐Ÿš‹๐Ÿš‹๐Ÿš‹๐Ÿš‹๐Ÿš‹๐Ÿš‹
Maka kita harus hidup dengan cara yg terbaik,
menyesuaikan diri, memaafkan & melupakan kesalahan orang lain & memberikan yg terbaik yg kita miliki

๐Ÿš‚๐Ÿš‹๐Ÿš‹๐Ÿš‹๐Ÿš‹๐Ÿš‹๐Ÿš‹๐Ÿš‹๐Ÿš‹
Sangatlah penting untuk melakukan ini,
Sebab, bila tiba saatnya bagi kita untuk meninggalkan kereta.. kita harus meninggalkan kenangan indah bagi mereka yg meneruskan perjalanan di dalam kereta kehidupan ini

๐Ÿš‚๐Ÿš‹๐Ÿš‹๐Ÿš‹๐Ÿš‹๐Ÿš‹๐Ÿš‹๐Ÿš‹๐Ÿš‹
Terimakasih keluargaku, sahabatku, yg telah menjadi salah satu penumpang istimewa di dalam kereta kehidupanku

๐Ÿš‚๐Ÿš‹๐Ÿš‹๐Ÿš‹๐Ÿš‹๐Ÿš‹๐Ÿš‹๐Ÿš‹๐Ÿš‹
Aku tak tahu kapan aku akan tiba di stasiunku...
Yang jelas kereta kehidupan ini melaju dgn cepat, tdk terasa ia sdh ada di penghujung stasiun 2016 & melaju ke stasiun 2017

Sahabatku,
Tidak terasa, sebentar lagi kita akan melewati 2016 ini bersama. Semoga kita bs semakin menjadi berkat bagi banyak orang..

Selamat menempuh perjalanan hidup bermakna bersama Allah
  
๐Ÿš‚๐Ÿš‹๐Ÿš‹๐Ÿš‹๐Ÿš‹๐Ÿš‹๐Ÿš‹๐Ÿš‹๐Ÿš‹
terus jalanlah keretaku.. bersama penumpang2 istimewa dengan penuh rasa mecintai kepada sesama...

Karena *MENCINTAI* bukanlah tentang memberikan yg terbaik dalam kelebihan tetapi memberikan yg terbaik dalam kekurangan...

_Keturunan yang satu pergi dan keturunan yang lain datang, tetapi bumi tetap ada._

_Ajarlah kami menghitung hari-hari kami sedemikian, hingga kami beroleh hati yang bijaksana...

Sumber: Group WhatsApp